Rabu, 29 Juni 2011

Sejarah Sepeda Motor di Indonesia

Sepeda motor memiliki sejarah yang sangat panjang di negeri ini. Sepeda motor bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie. Data yang ada menyebutkan, sepeda motor hadir di Indonesia sejak tahun 1893 atau 115 tahun yang lalu.


Foto: 1924: Frits Sluijmers dengan sepeda motor Brough Superior menaiki tangga dalam perjalanan menuju Kawah Idjen

Uniknya, walaupun pada saat itu negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda, tetapi orang pertama yang memiliki sepeda motor di negeri ini bukanlah orang Belanda, melainkan orang Inggris. Dan, orang itu bernama John C Potter, yang sehari-hari bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca Umbul) Probolinggo, Jawa Timur.

Dalam buku Krèta Sètan (de duivelswagen) dikisahkan bagaimana John C Potter memesan sendiri sepeda motor itu ke pabriknya, Hildebrand und Wolfmüller, di Muenchen, Jerman.

Foto: sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmüller

Sepeda motor itu tiba pada tahun 1893, satu tahun sebelum mobil pertama tiba di negara ini. Itu membuat John C Potter menjadi orang pertama di negeri ini yang menggunakan kendaraan bermotor.

Sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmüller itu belum menggunakan rantai, roda belakang digerakkan secara langsung oleh kruk as (crankshaft). Sepeda motor itu belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki (accu), belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel-kabel listrik.

Sepeda motor itu menyandang mesin dua silinder horizontal yang menggunakan bahan bakar bensin atau nafta. Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk menghidupkan dan mestabilkan mesinnya.

Pada tahun 1932, sepeda motor ini ditemukan dalam keadaan rusak di garasi di kediaman John C Potter. Sepeda motor itu teronggok selama 40 tahun di pojokan garasi dalam keadaan tidak terawat dan berkarat.

Atas bantuan montir-montir marinir di Surabaya, sepeda motor milik John C Potter itu direstorasi (diperbaiki seperti semula) dan disimpan di kantor redaksi mingguan De Motor. Kemudian sepeda motor antik itu diboyong ke museum lalu lintas di Surabaya, yang kini tidak diketahui lagi di mana lokasinya.

Seiring dengan pertambahan jumlah mobil, jumlah sepeda motor pun terus bertambah. Lahirlah klub-klub touring sepeda motor, yang anggotanya adalah pengusaha perkebunan dan petinggi pabrik gula. Berbagai merek sepeda motor dijual di negeri ini, mulai dari Reading Standard, Excelsior, Harley Davidson, Indian, King Dick, Brough Superior, Henderson, sampai Norton. Merek-merek sepeda motor yang hadir di negeri ini dapat dilihat dari iklan-iklan sepeda motor yang dimuat di surat kabar pada kurun waktu dari tahun 1916 sampai 1926.

Foto: 1914: Para pengendara sepeda motor yang tergabung dalam Motor Touring Club tengah berpose di Bragaweg (Jalan Braga), Bandoeng

Foto: 1906: FW Pijnacker Hordijk, Administratur Bantool, di kediamannya di Djocja. Ia merupakan penggemar mobil. Ia memiliki beberapa mobil dan sebuah sepeda motor FN

Pada masa itu, di negeri ini juga hadir sepeda motor listrik beroda tiga yang menggunakan tenaga baterai, yang bernama De Dion Bouton Tricycle buatan Perancis. Sepeda motor listrik beroda tiga itu juga digunakan untuk menarik wagon penumpang. Sepeda motor lain yang juga digunakan untuk menarik wagon adalah sepeda motor Minerva buatan Belgia.

Foto: 1899: H. O’Herne mengendarai sepeda motor listrik beroda tiga, Dion Bouton, di Semarang. Duduk di wagon belakang, istri dan kakak iparnya

Foto: 1902: Sepeda motor Minerva milik J. Blackstone di Poerbolinggo, Karesidenan Banjoemas. Istrinya duduk di wagon belakang.

Lintas Jawa
Tidak mau kalah dengan pengendara mobil, pengendara sepeda motor pun berupaya membukukan rekor perjalanan lintas Jawa dari Batavia (Jakarta) sampai Soerabaja (Surabaya) yang berjarak sekitar 850 kilometer. Namun, tidak seperti rute mobil yang dicatat secara rinci, rute sepeda motor agak umum. Hanya disebutkan dari Batavia kea rah Bandung, Semarang, Blora, Cepu (Tjepu), menuju Surabaya.

Foto: 1932: Gerrit de Raadt berpose dengan sepeda motor Rudge di Malang. Dengan sepeda motor Reading Standar pada tahun 1917, ia pertama kali membukukan rekor perjalanan Batavia-Soerabaja dengan waktu 20 jam dan 45 menit. Gerrit tewas pada tahun 1934 dalam kecelakaan saat berlayar

Foto: 1917: Frits Sluijmers dan pengendara keduanya, Wim Wygchel, dengan sepeda motor Excelsior begitu sampai di Soerabaja. Kedua orang itu memperbaiki rekor yang dicatat Gerrit de Raadt dengan waktu 20 jam dan 24 menit

Tanggal 7 Mei 1917, Gerrit de Raadt dengan mengendarai sepeda motor Reading Standard membukukan rekor perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dalam waktu 20 jam dan 45 menit. Sepuluh hari setelahnya, 16 Mei 1917, Frits Sluijmers dan Wim Wygchel yang secara bergantian mengendarai sepeda motor Excelsior memperbaiki rekor yang dibukukan Gerrit de Raadt. Mereka mencatat waktu 20 jam dan 24 menit, dengan kecepatan rata-rata 42 kilometer per jam.

Rekor itu tidak bertahan lama. Sembilan hari sesudahnya, 24 Mei 1917, Goddy Younge dengan sepeda motor Harley Davidson membukukan rekor baru dengan catatan waktu 17 jam dan 37 menit, dengan kecepatan rata-rata 48 kilometer per jam.

Foto: 1917: Goody Younge beberapa saat setelah memasuki kota Soerabaja

Rekor itu sempat bertahan selama lima bulan sebelum dipecahkan oleh Barend ten Dam yang mengendarai sepeda motor Indian dalam waktu 15 jam dan 37 menit pada tanggal 18 September 1917, dengan kecepatan rata-rata 52 kilometer per jam.

Melihat rekornya dipecahkan oleh Barend ten Dam, enam hari sesudahnya, 24 September 1917, Goddy Younge yang berasal dari Semarang kembali mengukir rekor baru dengan catatan waktu 14 jam dan 11 menit, dan kecepatan sepeda motor Harley Davidson yang dikendarainya rata-rata 60 kilometer per jam.

Foto: 1917: Goody Younge dengan sepeda motor Harley Davidsonnya berpose di Semarang sewaktu ia membukukan rekor perjalanan sepeda motor Batavia-Soerabaja yang kedua

Pada awal tahun 1960-an, mulai masuk pula skuter Vespa, yang disusul dengan skuter Lambretta pada akhir tahun 1960-an. Pada masa itu, masuk pula sepeda motor asal Jepang, Honda, Suzuki, Yamaha, dan belakangan juga Kawasaki.

Seiring dengan perjalanan waktu, sepeda motor asal Jepang mendominasi pasar sepeda motor di negeri ini. Urutan teratas ditempati oleh Honda, diikuti oleh Yamaha di tempat kedua dan Suzuki di tempat ketiga.

Senin, 02 Mei 2011

soal pilihan ganda dan peruntungan nasib


Mengapa bimbingan belajar untuk siswa SD sampai SMA hingga menjelang seleksi masuk PTN tetap subur? Adakah ini kaitannya dengan UN yang terus dipertahankan pemerintah itu? Saya tidak anti lembaga bimbingan belajar, tapi anak-anak saya tidak satupun yang saya ikutkan, cukup dibimbing dirumah saja. Kecuali untuk mengasah berbahasa Inggris. Jika UN ditiadakan masihkah lembaga itu diperlukan?

Bahasan tentang lembaga bimbingan belajar sudah lama dipolemik-kan. Biar sajalah mereka eksis. Toh masyarakat ada saja yang memerlukan mereka. Apakah ini pertanda pembelajaran di sekolah tidak efektif, apakah guru-guru di sekolah tidak cukup memberikan pembelajaran yang mampu mengantarkan siswa sukses dalam setiap tantangan atau ujian? Lalu seberapa besar peran sekolah mengantar siswa berhasil?

Orang tua mana tidak berharap anaknya sukses dalam pendidikannya. Meskipun sudah disekolahkan di sekolah terkenal tetap saja belum percaya diri. Masih harus di leskan, kalau perlu les privat. Jadi ini indikasi bahwa orang tua banyak yang belum percaya kepada sekolah formal. Kecuali orang tua siswa yang di wilayahnya tidak ada lembaga bimbingan belajar. Orang tua lebih bernafsu dibandingkan anaknya soal kesuksesan pendidikan anaknya. Wajar.

Tapi dengan kondisi seperti itu mengapa banyak sekolah yang tidak menaruh perhatian akan fenomena semacam itu, fenomena ada anak les di luar jam sekolah lagi. Bukankah itu bukti bahwa di sekolah siswa/ortunya belum puas dengan layanan yang diberikan sekolah? Tak ada larangan memang untuk les di luar jam sekolah. Sekolah yang tak sensitif maka akan menjadikan lembaga bimbingan belajar sebagai partner mengantarkan siswa meraih sukses. Sukses untuk lolos dari ujian yang menvonis. Sebatas itu?!

Apakah benar pelajaran di sekolah waktunya memang kurang memadai sehingga perlu tambahan waktu ekstra? Bagi guru pelajaran “momok” itu adalah berkah atas ke-momok-an pelajaran yang diajarkannya di sekolah. Ia bisa membuka les di rumah atau di lembaga yang ia punyai. Memang tidak ada yang maksa, yang maksa justru orang tua agar anaknya diberikan bimbingan ekstra. Boleh jadi biaya untuk bimbingan di luar jauh lebih mahal dibandingkan kalau digunakan untuk biasa sekolahnya. Apa kata si anak, mereka malah jenuh dengan “paksaan” seperti itu.

Dengan terpaksa anak mencoba mengikuti kemauan orang tuanya. Pasti ia sendiri akan bangga kalau prestasi di sekolahnya menjadi yang terbaik. Toh ujian-ujian yang akan dihadapinya dapat diakali dengan cara-cara “luar-biasa”. Tak sedikit yang pada akhirnya kelimpungan dan keteteran saat mengikuti perkuliahan di jenjang berikutnya. Karena ujian masuk perguruan tinggi juga hanya menjawab soal yang bisa diakali meskipun tak tahu dasarnya.

Jadi motif belajar kebanyakan siswa yang juga didukung orang tua hanyalah ingin lolos dari lubang jarum, ujian nasional atau SNMPTN. Padahal semestinya itu harus dilalui dengan proses “berdarah-darah”, yang diindikasikan dari hasilnya lewat ujian-ujian tadi. Bukan melalui jalan pintas yang tak berdasar. Tidak dapat disalahkan mereka menempuh cara seperti tadi, sebab sistemnya berjalan memang seperti itu. Ujian dengan soal multiplechoice!

Menurut saya penyebab jumlah penduduk yang banyak sehingga semua ujian mulai dari sd sampai ujian masuk perguruan tinggi menggunakan model soal multiplechoice. Kepraktisan dan mencakup banyak pokok bahasan adalah juga alasanannya. Anak separah apapun kemampuan kognitifnya pasti bisa menjawab, entah benar atau salah. Jadi inilah dampak model soal itu, bisa diakali, bahkan dengan teknik hitung kancing bajupun.

Jadi model soal juga bisa memberikan peluang jalan pintas untuk bisa melalui ujian-ujian itu. Ada istilah smart solution dan lain-lain. Masuk akal dengan sedikit akal-akalan, praktis, dan benar. Siapa yang tidak kepincut cara seperti itu. Toh hanya bertujuan untuk melewati lubang jarum. Urusan belajar selanjutnya bisa dipikirkan kemudian. Jadi tujuan belajar selama ini hanya untuk lolos dari lubang jarum, bukan mencari bekal kehidupan. Ah sok idealis jadinya!

Lalu mengapa harus ada ujian, harus ada lubang jarum yang harus dilalui hanya dengan menyilang atau menghitamkan bulatan? Bukanlah ujian itu dilaksanakan untuk mengukur kemampuan siswa? Menyeleksi siswa berpotensi agar dapat diajari hal-hal lebih lanjut untuk bisa menatap kehidupan ini? Peruntungan nasib ditentukan lewat penghitaman bulatan kecil dari ujian-ujian itu. Apakah sekarang belum saatnya untuk memikirkan sistem ujian yang lebih manusiawi? Kapan lagi semua itu akan membaik?


oleh : urip.wordpress.com

Sabtu, 30 April 2011

TIPS MENGHINDARI BANCI DI JALAN



Ada sebagian orang yg takut akan keganasan banci, entah banci original maupun banci yang imitasi, kesemua banci mempunyai naluri untuk menggaet pasangan tanpa rintangan. Bila kita salah memilih langkah dalam menghindari banci, niscaya anda akan menjadi korban finansial dan keperjakaan anda, banci juga manusia yang butuh hasrat manusiawi. Berikut tips apabila anda sedang berjalan dan tiba-tiba didepan anda ada banci :


1. jangan putar arah
Mungkin anda akan kaget melihat banci didepan anda dan reflek untuk berputar balik demi menghindar, langkah ini salah. Banci akan tahu jika anda menghindar dan ia akan segera mengejar anda. Ingat, daya kecepatan lari banci adalah dua kali lipat dari manusia biasa, karena dia mempunya dua perwujudan makhluk cewek dan cowok maka wajar tenaganya dobel. Lebih baik anda terus melangkah dengan kecepatan rendah dan jangan menatap matanya...

2. kesenggol banci
Bila anda tidak sengaja (mungkin juga sengaja) menyenggol banci, jangan pernah meminta maaf, buatlah dia kesal terhadap keangkuhan anda, pasang tampang cool dan berlalu dari hadapannya. Bila anda nekat meminta maaf kepadanya niscaya dia akan mencap anda sang pahlawan dan pahlawan butuh ciuman hangat dari sang pujaan. Apa anda mau dicium banci ?, sampai anda bau tanah pun rasanya tidak akan hilang...

3. banci rombongan
Ini adalah suatu kejadian paling menyulitkan dimana anda akan bertemu dengan gerombolan bencong. Rasa dag dig dug nya melebihi anda terkena razia gabungan polisi. Usahakan anda bersikap tenang, berjalan pelan, jangan pura-pura batuk atau ingusan justru malah membuat para banci tersebut memperhatikan anda. Jalan satu-satunya adalah lari ketika anda dua meter dihadapan mereka, caranya adalah berpura-pura memanggil teman anda disebrang jalan barulah anda berlari. Cara ini kurang efektif apabila yg anda panggil namanya sama dengan si banci atau memang anda ketauan berpura-pura. Lebih baik anda berpura-pura angkat telepon dan bentak-bentak ditelpon...





4. diajak ngobrol sama banci
Sedang naik kereta atau angkutan umum lainnya tiba-tiba ada sekelebatan makhluk menghampiri anda, ternyata banci yang ingin berkenalan dengan anda. Usahakan anda tidak terlihat jijik dengannya, tetap tenang dan tersenyum namun jangan berlebihan. Anggaplah sang banci adalah teman sepermainan anda, jangan grogi berbicara, tetap fokus pada pembicaraan. Perlahan-lahan anda ajak ngobrol ke arah siksa kubur di alam baqa, fakta menyimpulkan para banci paling takut dengan alam baqa, ceritakan betapa perihnya dialam kubur sana. Niscaya, 10 menit anda membahas tema tersebut, sanga banci bakal lompat dari kereta...


5. hindari daerah rawan
Mungkin taman lawang adalah tempat legendaris buat para bancikers, namun banyak taman-taman lainnya yg sekiranya adalah surga para banci. Hindari tempat-tempat dimana makhluk2 tersebut berada, jangan sampai anda sering terlihat melewati daerah tersebut. Banci suka menandai mangsanya, setelah tahu mangsanya lengah maka langsung saja dicengkram tanpa ampun...


Oke sekian tips paling berguna dari saya, sebelum kaki anda melangkah keluar diusahakan berdoa dulu agar anda selamat dari makhluk2 tersebut. Ingat banci adalah manusia yang salah jalur, jangan pernah menyepelekan apalagi menindas mereka.

sumber: http://berita-aneh.blogspot.com/

Kamis, 21 April 2011

Hubungan Efek Rumah Kaca, Pemanasan Global dan Perubahan Iklim


Secara umum iklim merupakan hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik dimana parameter-parameternya adalah seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi pada suatu tempat di muka bumi. Iklim merupakan suatu kondisi rata-rata dari cuaca, dan untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat, diperlukan nilai rata-rata parameterparameternya selama kurang lebih 10 sampai 30 tahun. Iklim muncul setelah berlangsung suatu proses fisik dan dinamis yang kompleks yang terjadi di atmosfer bumi. Kompleksitas proses fisik dan dinamis di atmosfer bumi ini berawal dari perputaran planet bumi mengelilingi matahari dan perputaran bumi pada porosnya. Pergerakan planet bumi ini menyebabkan besarnya energi matahari yang diterima oleh bumi tidak merata, sehingga secara alamiah ada usaha pemerataan energi yang berbentuk suatu sistem peredaran udara, selain itu matahari dalam memancarkan energi juga bervariasi atau berfluktuasi dari waktu ke waktu. Perpaduan antara proses-proses tersebut dengan unsur-unsur iklim dan faktor pengendali iklim menghantarkan kita pada kenyataan bahwa kondisi cuaca dan iklim bervariasi dalam hal jumlah, intensitas dan distribusinya.

Global warming

Secara alamiah sinar matahari yang masuk ke bumi, sebagian akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa. Sebagian sinar matahari yang dipantulkan itu akan diserap oleh gas-gas di atmosfer yang menyelimuti bumi –disebut gas rumah kaca, sehingga sinar tersebut terperangkap dalam bumi. Peristiwa ini dikenal dengan efek rumah kaca (ERK) karena peristiwanya sama dengan rumah kaca, dimana panas yang masuk akan terperangkap di dalamnya, tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga dapat menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.

Efek Rumah Kaca

Efek Rumah Kaca

Peristiwa alam ini menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak ditempati manusia, karena jika tidak ada ERK maka suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin. Gas Rumah Kaca (GRK) seperti CO2 (Karbon dioksida),CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) yang berada di atmosfer dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti pada pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, memasak. Selain itu GRK juga dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas pertanian dan peternakan. GRK yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, seperti karbondioksida, metana, dan nitroksida, menyebabkan meningkatnya konsentrasi GRK di atmosfer.

Berubahnya komposisi GRK di atmosfer, yaitu meningkatnya konsentrasi GRK secara global akibat kegiatan manusia menyebabkan sinar matahari yang dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa, sebagian besar terperangkap di dalam bumi akibat terhambat oleh GRK tadi. Meningkatnya jumlah emisi GRK di atmosfer pada akhirnya menyebabkan meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi, yang kemudian dikenal dengan Pemanasan Global.

Sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. Setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa, karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya. Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa (stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga lebih dari dari kondisi normal, inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu, akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi maka terjadilah pemanasan global. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi, terjadilah perubahan iklim secara global.

erk2

Pemanasan global dan perubahan iklim menyebabkan terjadinya kenaikan suhu, mencairnya es di kutub, meningkatnya permukaan laut, bergesernya garis pantai, musim kemarau yang berkepanjangan, periode musim hujan yang semakin singkat, namun semakin tinggi intensitasnya, dan anomaly-anomali iklim seperti El Nino – La Nina dan Indian Ocean Dipole (IOD). Hal-hal ini kemudian akan menyebabkan tenggelamnya beberapa pulau dan berkurangnya luas daratan, pengungsian besar-besaran, gagal panen, krisis pangan, banjir, wabah penyakit, dan lain-lainnya

Kamis, 17 Maret 2011

Keyla Marwa Qhairunisa

rabu sore 16 maret 2011, mungkin menjadi hari yang paling membahagiakan buat seorang agung trihadmodjo. Bagaimana tidak, putri kedua nya lahir di dunia ini. seorang putri yg sangat dinantikannya. tapi siapakah nama putri kedua bg agung itu?. Dari sumber yang dapat dipercaya, putri bg agung bernama Keyla Marwa Qhairunisa. Cukup bagus....
selamat buat bg Agung, mudah-mudahan dengan lahirnya Keyla bg Agung bisa menjadi seorang suami dan bapak yg menjadi panutan bagi istri dan anak-anaknya....