
PONTIANAK – Universitas Tanjungpura akan semakin cepat menelurkan sarjana. Wisuda yang biasanya dilaksanakan dua kali setahun, kali ini senat menyetujui kalau wisuda akan digelar tiga kali setahun, yakni pada Maret, Juli, dan akhir November. Pelaksnaan tersebut akan dimulai berlaku pada akhir November 2010, dimana akan dilaksanakan wisuda kembali. Wisuda yang akan dilaksanakan tiga kali setahun, bukanlah hal yang luar biasa, namun sudah banyak universitas yang ada di Indonesia juga melakukan hal yang sama seperti di Untan yaitu Universitas Muhammadiyah di Malang, Universitas Gajah Mada dan beberapa universitas lainnya.
Menurut Sairi Sagiman, pembantu Rektor I Untan, adanya pelaksanaan tiga kali wisuda. Karena beberapa faktor, pertama mengingat banyaknya jumlah wisudawan dan wisudawati. Kedua mengingat kondisi ruangan Auditorium Untan yang kurang mencukupi, serta mempermudah jalannya masa wisuda. “Wisuda tiga kali kan ada manfaatnya. Pertama mahasiswa jadi tidak menunggu lama lagi. Kedua ruangan itu tidak mencukupi pas menjelang bulan Agustus,” katanya, Rabu (1/9).Wisuda tiga kali setahun disambut baik mahasiswa yang sedang dalam proses skripsi. Seperti yang dikatakan Erlia Marliani, mahasiswa Fakultas Ekonomi Untan ini menerima dengan senang hati. Apalagi wisuda ialah keinginan orangtuanya karena tidak bisa mengejar bulan Juli lalu.“Senang pas tahu wisuda ternyata tiga kali setahun. Jadi kita menunggu lama. Saya ada kesempatan untuk wisuda di tahun yang sama dengan yang lulus bulan Juli lalu. Apalagi saya dalam waktu dekat akan sidang. Orangtua saya sudah menunggu lama detik-detik saya wisuda,” ujarnya.
Begitu juga yang dikatakan Sri Pujiani. Menurutnya, dengan wisuda tiga kali setahun menambah motivasinya untuk terus mengakhiri masa studinya dengan cepat. “Saya jadi semangat mengerjakan skripsi. Biasanya karena waktunya lama enam bulan sekali, kita merasa banyak waktu luang untuk santai. Tapi sekarang tidak lagi,” jelasnya.Apalagi dengan adanya wisuda, maka yang wisuda juga tidak akan begitu banyak dibandingkan dengan cuma dua kali wisuda. Ia juga tidak lagi menunggu lama waktu wisuda. “Senang, jadi orangtua yang terus mendesak agar wisuda cepat, kita jadi tidak begitu terbebani karena mudahan bisa mengejar, tidak perlu berdesak-desakan lagi,” jelasnya. (tin)pontianakpost.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar